Ketahui 4 Hal Ini Bagaimana Cara Trading Yang Aman!

Ketahui 4 Hal Ini Bagaimana Cara Trading Yang Aman!

AutoTradingRobot – Pasti banyak pemula yang bertanya bagaimana sih cara bermain trading forex yang aman? Memang mindest ini harus ada dalam pikiran para trader pemula agar tidak rugi saat terjun ke bisnis forex.

Bukan tanpa alasan, ada banyak trader yang sudah mengalami kebangkrutan karena tidak paham cara trading forex dan tidak memiliki money management yang baik. Padahal dalam semua jenis bisnis, money management adalah sesuatu yang sangat krusial, mengabaikannya sama saja seperti menggali kuburan sendiri.

Tentunya tidak ada seorangpun yang ingin merasakan kerugian atau bangkrut di bisnis forex. Itulah sebabnya para pemula WAJIB untuk belajar cara trading forex yang benar, baik secara teori maupun praktik.

Belajar Cara Trading Forex Yang Aman Bagi Pemula

Bagi para pemula yang benar-benar ingin serius ingin belajar cara bermain forex dan tidak mau terjerumus dengan informasi yang menyesatkan, pastikan Anda melakukan beberapa hal krusial berikut ini:

1. Money Management

Sebelum trading forex, sangat penting bagi pemula untuk memiliki mindset yang benar mengenai forex. Ini sangat penting lho, jangan hanya berpikir tentang profit sampai melupakan manajemen keuangan.

Dalam trading forex, loss bisa terjadi kapan saja dan ini sesuatu yang lumrah dialami oleh semua trader termasuk trader berpengalaman. Dan sangat penting bagi seorang trader untuk membatasi kerugiannya dari setiap transaksi yang dilakukan di pasar forex.

Money management ini mencakup beberapa hal penting, diantaranya:

  • Memahami seberapa besar ketahanan dana (equity) dalam akun trading.
  • Menggunakan lot yang aman dan sesuai dengan equity.
  • Menentukan posisi taking profit (TP) dan cut loss (CL) untuk setiap transaksi.

2. Belajar Trading di Akun Demo

Sebelum melakukan trading di akun real, bagi pemula sangat disarankan untuk trading di akun demo terlebih dahulu. Dengan akun demo, kita bisa trading dalam kondisi nyata tetapi uang yang dipakai tidak real sehingga ketika mengalami loss trader tidak kehilangan uang sungguhan, dan bila profit maka profit tersebut tidak bisa diuangkan.

Biasanya ketika trading di akun demo, para trader pemula tidak mengalami tekanan mental dan emosi seperti ketika trading menggunakan akun real. Namun, ini bisa menjadi bentuk latihan yang cukup baik bagi para pemula tentang bagaimana cara trading forex yang aman agar dapat mempelajari pergerakan harga dari masing-masing pair (mata uang).

3. Gunakan Broker Terpercaya

Menemukan broker yang sesuai dengan kebutuhan trading merupakan tantangan tersendiri bagi para trader pemula. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan ketika kita akan memilih broker forex.

Sebagai gambaran, jika Anda memiliki modal terbatas atau kecil maka broker luar negeri adalah pilihan yang paling sesuai. Namun, bila modal Anda cukup besar maka broker forex lokal akan jadi pilihan terbaik. Selain menggunakan broker, Anda juga bisa memakai Robot Trading Autopilot, dimana Anda tetap bisa memantau sendiri pergerakan dan tentunya lebih terpercaya.

4. Pahami Karakteristik Pair Tertentu

Setiap pasangan mata uang (pair) dalam pasar forex memiliki karakteristik yang unik. Ada pair yang pergerakan harganya cenderung kalem, tetapi ada juga pair yang pergerakan harganya fluktuatif.

Lalu pair apa yang paling cocok untuk ditradingkan? Tergantung pada gaya trading seorang trader. Bila Anda seorang trader yang menyukai risiko, maka pair GBPUSD bisa jadi pilihan untuk trading karena pair ini terkenal fluktuatif. Namun sebelumnya Anda disarankan untuk lebih dahulu mempelajari karakteristik pair GBPUSD.

Cermat berinvestasi akan membuat kita memperoleh keuntungan yang memuaskan dari jual beli valuta asing. Jangan lupa untuk mencari banyak sistem pendukung dan referensi jika berencana terjun ke bidang forex. Dan tak perlu takut gagal karena kegagalan adalah bagian dari proses pembelajaran.

5 Investasi Untuk Mendapatkan Passive Income Tahun 2019

5 Investasi Untuk Mendapatkan Passive Income Tahun 2019

Tabungan menjadi kebutuhan jangka panjang, karena itu harus dipersiapkan sejak dini. Banyak beragam pilihan untuk menginvestasikan dana yang dimiliki untuk mendapatkn passive income, salah satunya trading.

Menurut Perencana Keuangan, Ahmad Gozali menuturkan saat ini sudah seharusnya arus tabungan yang dimiliki oleh masyarakat bergerak menuju arus investasi jangka panjang. Selain untuk memenuhi kebutuhan investor lokal yang amat minim, hal ini juga akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui keuntungan yang akan didapatkan dari pembelian saham.”Mau nggak mau harus membiasakan (nabung saham) karena jumlah investor saham di Indonesia sangat sedikit sekali dibandingkan total penduduk.”

Maka dari itu saat yang paling tepat untuk berinvestasi ialah di usia muda. Kenapa di usia muda sangat disarankan?
Alasannya, justru di usia mudalah kamu harus siapkan masa depan. Sementara kalau udah tua, namanya masa lalu.
Gak mau nyesalkan di kemudian hari karena kamu gak punya uang?
Jadi, coba deh mulai sekarang ubah mindset kalau masa muda cuma buat hura-hura doang. Simpan keinginan kamu buat boros beli gadget terbaru atau pakaian kekinian. Semua itu bisa kamu beli saat kamu udah kaya.

5 investasi di usia muda ini layak buat kamu coba

1. Reksadana buat yang masih punya sedikit modal

Buat kamu yang masih pemula buat berinvestasi, investasi reksadana sering kali jadi opsi terbaik.
Investasi ini bisa kamu mulai dengan modal minim. Bahkan, kamu bisa investasikan dana Rp 100 ribu aja.
Tingkat pengembalian cukup tinggi hingga 20 persen. Metode investasinya pun cukup ringkas. Kamu cukup pilih manajer investasi yang terpercaya dan produk yang relatif aman. Kemudian, kamu bisa taruh uang kamu di sana.
Bahkan, kamu bisa beli reksadana secara online sekaligus belajar di sana.

2. Investasi emas batangan buat cari aman

Buat kamu yang gak pengen ribet dan nyari investasi yang cukup aman buat masa depan, emas batangan jawabannya.

Salah satu alasan kenapa emas batangan direkomendasikan adalah harganya yang udah pasti selalu naik. Namun, perlu dicatat, harga yang selalu naik itu bukan dalam hitungan bulan, tetapi tahun.

Misalnya, harga emas tahun 2016 lalu adalah Rp 500 ribu, kini saat awal tahun 2018 udah melonjak jadi Rp 630 ribuan. Gak menutup kemungkinan dua tahun mendatang, harga emas jadi Rp 800 ribuan.

Cara mainnya gampang karena kamu cukup beli di Antm atau Pegadaian. Setelahnya, kamu cukup simpan aja deh. Namun, disarankan buat simpan di safe deposit box biar gak dicuri orang lain.

3. Sedikit bermain api dengan Trading Forex

Trading forex cocok buat kamu yang pengin dapat passive income cukup tinggi namun berani ambil risiko.
Caranya, kamu bisa tukarkan uang yang kamu miliki dengan mata uang asing. Kemudian, dari sana kamu diharapkan dapat pengembalian dengan margin cukup tinggi.

Biar lebih aman, kamu bisa ambil mata uang yang relatif stabil, seperti misalnya dolar AS, poundsterling, ataupun euro. Berinvestasi forex juga cuma disarankan buat investor yang udah mahir alias udah ngerti seluk beluk investasi karena risikonya yang besar.

4. Beli saham, Saham yang membagikan dividen

Beli saham bisa jadi salah satu alternatif paling menguntungkan meski risikonya pun cukup tinggi.
Buat meminimalisasi risiko, kamu bisa pilih saham perusahaan yang cukup stabil atau belajar menganalisis saham dan menanyakannya pada Pakar saham. Namun, perlu diakui bahwa perusahaan yang sudah stabil biasanya punya nilai saham yang cukup tinggi pula. Jadi, kamu perlu modal cukup besar. Saham juga salah satu investasi yang juga bisa memberikan kenaikan harga jika disimpan dalam jangka panjang.

Keuntungan dari beli saham ini bisa didapat dari dua cara, yaitu capital gain dan dividen. Capital gain adalah margin yang kamu peroleh dari harga jual dan harga beli.

Sementara itu, dividen adalah pembagian keuntungan bagi para pemegang saham yang diberikan oleh perusahaan.

5.Investasi Start up / Bisnis

Start up dan bisnis yang sukses selalu membutuhkan modal untuk ekspansi dan anda bisa menjadi investor dan menyediakan modal yang dibutuhkan dan mengambil posisi pemodal dalam start up atau bisnis tersebut dan mendapatkan beberapa saham sesuai kesepakatan. Dengan cara ini, pemilik bisnis akan menangani operasi sehari-hari, sementara Anda akan bertindak sebagai partner yang juga berpartisipasi dalam keuntungan bisnis dan juga jika start up atau bisnis tersebut dijual atau menawarkan saham perdana (Initial Public Offering) maka nilai saham anda akan menjadi berlipat – lipat dan banyak orang terkaya di dunia mendapatkan kekayaan dari cara ini.

Jadi Investasi mana saja yang akan anda pilih untuk mendapatkan passive income dan untuk mencapai PENSIUNMUDA? Selalu lihat resiko investasi, tujuan investasi dengan jangka waktunya dan berinvestasilah di berbagai jenis investasi untuk mendapatkan cashflow yang maksimal. Bukan seberapa besar penghasilan tetapi seberapa besar yang bisa digunakan untuk investasi.

Jadi, udah siap buat memulai investasi di usia muda? Jangan kalah dong sama mereka yang udah tua.

Justru harusnya di usia produktif ini kamu berani buat ambil risiko. Bila gagal di usia muda, kamu masih punya banyak kesempatan buat mencoba terus hingga berhasil!