5 Investasi Untuk Mendapatkan Passive Income Tahun 2019

5 Investasi Untuk Mendapatkan Passive Income Tahun 2019

Tabungan menjadi kebutuhan jangka panjang, karena itu harus dipersiapkan sejak dini. Banyak beragam pilihan untuk menginvestasikan dana yang dimiliki untuk mendapatkn passive income, salah satunya trading.

Menurut Perencana Keuangan, Ahmad Gozali menuturkan saat ini sudah seharusnya arus tabungan yang dimiliki oleh masyarakat bergerak menuju arus investasi jangka panjang. Selain untuk memenuhi kebutuhan investor lokal yang amat minim, hal ini juga akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui keuntungan yang akan didapatkan dari pembelian saham.”Mau nggak mau harus membiasakan (nabung saham) karena jumlah investor saham di Indonesia sangat sedikit sekali dibandingkan total penduduk.”

Maka dari itu saat yang paling tepat untuk berinvestasi ialah di usia muda. Kenapa di usia muda sangat disarankan?
Alasannya, justru di usia mudalah kamu harus siapkan masa depan. Sementara kalau udah tua, namanya masa lalu.
Gak mau nyesalkan di kemudian hari karena kamu gak punya uang?
Jadi, coba deh mulai sekarang ubah mindset kalau masa muda cuma buat hura-hura doang. Simpan keinginan kamu buat boros beli gadget terbaru atau pakaian kekinian. Semua itu bisa kamu beli saat kamu udah kaya.

5 investasi di usia muda ini layak buat kamu coba

1. Reksadana buat yang masih punya sedikit modal

Buat kamu yang masih pemula buat berinvestasi, investasi reksadana sering kali jadi opsi terbaik.
Investasi ini bisa kamu mulai dengan modal minim. Bahkan, kamu bisa investasikan dana Rp 100 ribu aja.
Tingkat pengembalian cukup tinggi hingga 20 persen. Metode investasinya pun cukup ringkas. Kamu cukup pilih manajer investasi yang terpercaya dan produk yang relatif aman. Kemudian, kamu bisa taruh uang kamu di sana.
Bahkan, kamu bisa beli reksadana secara online sekaligus belajar di sana.

2. Investasi emas batangan buat cari aman

Buat kamu yang gak pengen ribet dan nyari investasi yang cukup aman buat masa depan, emas batangan jawabannya.

Salah satu alasan kenapa emas batangan direkomendasikan adalah harganya yang udah pasti selalu naik. Namun, perlu dicatat, harga yang selalu naik itu bukan dalam hitungan bulan, tetapi tahun.

Misalnya, harga emas tahun 2016 lalu adalah Rp 500 ribu, kini saat awal tahun 2018 udah melonjak jadi Rp 630 ribuan. Gak menutup kemungkinan dua tahun mendatang, harga emas jadi Rp 800 ribuan.

Cara mainnya gampang karena kamu cukup beli di Antm atau Pegadaian. Setelahnya, kamu cukup simpan aja deh. Namun, disarankan buat simpan di safe deposit box biar gak dicuri orang lain.

3. Sedikit bermain api dengan Trading Forex

Trading forex cocok buat kamu yang pengin dapat passive income cukup tinggi namun berani ambil risiko.
Caranya, kamu bisa tukarkan uang yang kamu miliki dengan mata uang asing. Kemudian, dari sana kamu diharapkan dapat pengembalian dengan margin cukup tinggi.

Biar lebih aman, kamu bisa ambil mata uang yang relatif stabil, seperti misalnya dolar AS, poundsterling, ataupun euro. Berinvestasi forex juga cuma disarankan buat investor yang udah mahir alias udah ngerti seluk beluk investasi karena risikonya yang besar.

4. Beli saham, Saham yang membagikan dividen

Beli saham bisa jadi salah satu alternatif paling menguntungkan meski risikonya pun cukup tinggi.
Buat meminimalisasi risiko, kamu bisa pilih saham perusahaan yang cukup stabil atau belajar menganalisis saham dan menanyakannya pada Pakar saham. Namun, perlu diakui bahwa perusahaan yang sudah stabil biasanya punya nilai saham yang cukup tinggi pula. Jadi, kamu perlu modal cukup besar. Saham juga salah satu investasi yang juga bisa memberikan kenaikan harga jika disimpan dalam jangka panjang.

Keuntungan dari beli saham ini bisa didapat dari dua cara, yaitu capital gain dan dividen. Capital gain adalah margin yang kamu peroleh dari harga jual dan harga beli.

Sementara itu, dividen adalah pembagian keuntungan bagi para pemegang saham yang diberikan oleh perusahaan.

5.Investasi Start up / Bisnis

Start up dan bisnis yang sukses selalu membutuhkan modal untuk ekspansi dan anda bisa menjadi investor dan menyediakan modal yang dibutuhkan dan mengambil posisi pemodal dalam start up atau bisnis tersebut dan mendapatkan beberapa saham sesuai kesepakatan. Dengan cara ini, pemilik bisnis akan menangani operasi sehari-hari, sementara Anda akan bertindak sebagai partner yang juga berpartisipasi dalam keuntungan bisnis dan juga jika start up atau bisnis tersebut dijual atau menawarkan saham perdana (Initial Public Offering) maka nilai saham anda akan menjadi berlipat – lipat dan banyak orang terkaya di dunia mendapatkan kekayaan dari cara ini.

Jadi Investasi mana saja yang akan anda pilih untuk mendapatkan passive income dan untuk mencapai PENSIUNMUDA? Selalu lihat resiko investasi, tujuan investasi dengan jangka waktunya dan berinvestasilah di berbagai jenis investasi untuk mendapatkan cashflow yang maksimal. Bukan seberapa besar penghasilan tetapi seberapa besar yang bisa digunakan untuk investasi.

Jadi, udah siap buat memulai investasi di usia muda? Jangan kalah dong sama mereka yang udah tua.

Justru harusnya di usia produktif ini kamu berani buat ambil risiko. Bila gagal di usia muda, kamu masih punya banyak kesempatan buat mencoba terus hingga berhasil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *